Tes Darah Penting Untuk Wanita Hamil

Advertisement
Tes Darah Penting Untuk Wanita Hamil Agar Dapat Memprediksi Risiko Berbahaya Yang Dimiliki Bayi

Menurut sumber penelitian, telah menemukan protein dalam darah ibu hamil yang dapat memprediksi jika mereka memiliki janin yang tidak tumbuh dengan sehat, dan tentunya ibu hamil memiliki risiko tinggi, kelahiran bayi mati dan komplikasi jangka panjang kesehatan.



Penelitian yang dipimpin oleh Dr Andree Gruslin, "tes darah yang dilakukan wanita hamil dapat membantu mengembangkan cara-cara untuk meningkatkan hasil dari ibu hamil dan bayi mereka yang dalam kandungan untuk menghadapi risiko bahaya ini ,  diperkirakan sebanyak satu dari setiap 20 kehamilan sangat berisiko", tutur Dr Andree Gruslin.

Studi Dr Gruslin berfokus pada protein yang disebut Insulin Growth Factor Binding Protein 4 (IGFBP-4).

Sementara protein ini telah dikaitkan dengan kehamilan sebelumnya, penelitian ini adalah yang pertama untuk menunjukkan peran penting dalam komplikasi kehamilan pada manusia.

Bagian penting dari studi ini melibatkan memeriksa IGFBP-4 kadar dalam sampel darah trimester pertama dari wanita hamil yang berpartisipasi dalam sebuah studi besar dari kelompok kelahiran, kehamilan dan bayi baru lahir oleh Ottawa And Kingston (OAK) .

Dr Gruslin menemukan bahwa wanita dengan kadar tinggi IGFBP-4 adalah 22 kali lebih mungkin untuk melahirkan bayi kecil (didefinisikan sebagai lima % terkecil, berat untuk usia kehamilan), jika dibandingkan dengan ibu hamil yang memiliki kadar normal IGFBP-4. Ini bagian dari studi melibatkan total 72 perempuan - setengah dengan bayi kecil dan setengah dengan bayi berat badan normal.

"Biasanya, kita tidak mencari tahu sampai kemudian dalam kehamilan bahwa janin tidak tumbuh dengan baik, tetapi tes ini dapat memberitahu kita pada trimester pertama jika ada kemungkinan menjadi masalah," kata Dr Gruslin, seorang Scientist di Ohri, Risiko Tinggi kandungan di Rumah Sakit Ottawa dan Profesor di Fakultas Kedokteran di Ottawa.

"Dengan mengidentifikasi kehamilan berisiko tinggi lebih dini, kita akan mampu untuk memantau ibu hamil lebih dekat dan mudah-mudahan membantu mereka melahirkan bayi yang sehat," katanya.

Tes darah IGFBP-4 masih eksperimental, namun Dr Gruslin berharap untuk mengembangkan versi yang dapat dibuat dan tersedia bagi semua wanita hamil agar lebih terjaga kesehatan ibu dan bayi, dalam beberapa tahun mendatang.

Dia juga berharap bahwa studinya pada IGFBP-4 bisa mengarah pada pendekatan baru yang akan meningkatkan pertumbuhan janin lebih normal dalam kehamilan berisiko tinggi.

Kondisi ini, yang disebut Growth Restriction atau Restriction Intrauterine Growth, diperkirakan mempengaruhi tiga hingga lima persen dari seluruh kehamilan, dan menyebabkan hampir setengah dari semua kematian bayi saat dilahirkan.

Bayi yang lahir dengan kondisi ini juga memiliki risiko lebih tinggi terkena komplikasi kesehatan yang serius pada masa balita dan masa kanak-kanak, serta penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes di masa dewasa.

Pembatasan Pertumbuhan janin diperkirakan terjadi ketika plasenta, yang menyediakan makanan dan oksigen untuk janin, tidak tumbuh dan berkembang dengan baik.

Penelitian oleh Dr Gruslin dan tim menunjukkan bahwa IGFBP-4 blok aktivitas hormon pertumbuhan utama plasenta yang disebut IGF-II, yang menghasilkan pertumbuhan buruk dari plasenta dan janin.

Dr Gruslin dan timnya sudah menguji sejumlah strategi untuk penargetan IGFBP-4 untuk meningkatkan pertumbuhan plasenta dan janin.

Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism.

Demikian Posting "Tes Darah Penting Untuk Wanita Hamil" semoga membawa manfaat dan pengetahuan untuk kita semua. SALAM



Advertisement
loading...

1 komentar:

  1. Terimakasih Infonya
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Yogyakarta
    :)

    BalasHapus