Kehamilan Dan Penyakit Asma, Apakah Ada Dampaknya?

Advertisement

Ketika wanita dengan penyakit asma mendapat kehamilan, hal pertama yang harus diketahui dari dokter adalah, "Apakah penyakit asma akan mempengaruhi kehamilan", persalinan dan juga proses melahirkan. Menurut Sumber Penelitian telah mengungkap bahwa prediksi komplikasi tetap ada, Menurut Michael Schatz, seorang profesor alergi dan klinis di UC San Diego. Megatakan "Sekitar sepertiga dari wanita akan lebih baik, 1/3 akan bertambah buruk, dan 1/3 akan tetap sama," katanya dalam presentasi dan konferensi di American Academy of Asma Alergi dan Imunologi di San Diego.


Prediksi jalannya kehamilan pada wanita dengan penyakit asma. "Jika ini bukan kehamilan pertama, penyakit asma kemungkinan akan sangat mempengaruhi kehamilan dengan cara yang sama saat mempengaruhi kehamilan sebelumnya. Selain itu, jika wanita penyakit asmanya parah sebelum hamil, sangat memungkinkan bahwa asmanya akan memburuk selama usia kehamilan." Ungkap Schatz, Tapi apa pun prediksi tentang kehamilan dan asma perhatian dan monitor sangat perlu untuk wanita hamil pengidap asma berat.

Ada beberapa studi yang saling tumpang tindih tentang bagaimana asma mempengaruhi persalinan, tetapi kesimpulan secara keseluruhan, wanita yang hamil dengan penyakit asma memiliki risiko lebih besar untuk komplikasi, dan keparahan dari komplikasi berkorelasi dengan tingkat keparahan asma.

"Sekitar satu dari 10 wanita hamil dengan penyakit asma memiliki masalah selama persalinan dan melahirkan, tetapi jika penyakit asma yang terkontrol dengan baik, biasanya tidak memiliki masalah," kata Schatz.

Ibu hamil dengan penyakit asma umumnya sangat khawatir tentang kemungkinan  menurunkan penyakit asma kepada bayinya, dan itu sangat jarang terjadi dari sekitar 20 persen studi perbandingan kehamilan dan asam (dibandingkan dengan empat hingga lima persen pada populasi dunia). Menyusui dan menghilangkan alergen hewan peliharaan juga menghentikan kebiasaan merokok di rumah saat memiliki bayi, semua bisa membantu untuk pencegahan dan menekan pengembangan asma pada bayi yang baru lahir.

Mengambil atau konsumsi Obat asma atau obat alergi selama kehamilan harus menjadi perhatian untuk ibu hamil dengan penyakit asma, konsultasi dan saran dokter spesialis sangat penting, kata Schatz. Ada beberapa penelitian yang membuktikan apakah obat ini benar-benar aman dikonsumsi selama kehamilan. Walaupun ada bukti yang menunjukkan bahwa obat asma banyak yang aman dikonsumsi saat hamil, Namun, ada beberapa yang mungkin lebih aman daripada jenis yang lain.

Misalnya, steroid yang dihirup lebih baik dari pada obat asma yang diambil secara oral.
Dan sementara beberapa obat asma yang lebih telah lama ada memiliki catatan panjang (track record) penggunaan, mereka juga memiliki efek samping bagi kehamilan lebih dari obat-obatan asma yang baru. Ini berarti bahwa baik ibu hamil dan dokter harus mempertimbangkan pro  kontra dari masing-masing, serta faktor dalam tingkat keparahan asma. (Mayoclinic )

Advertisement
loading...

0 komentar:

Posting Komentar