Manfaat Racun Lebah (Bee Venom) Untuk Kesehatan

Advertisement

Racun lebah atau bee venom adalah produk sekresi lebah pekerja. Racun lebah ini disimpan dalam kantong racun dan racun lebah bisa dirilis ketika sengatan lebah di gunakan. Ketika lebah menyengat sebenarnya hanya refleks padat diri, dan saat itulah lebah mengeluarkan racun atau bee venom.



Kadar racun lebah sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, usia lebah, makanan dan musim. ketika lebah baru menetas ia tidak memiliki racun. Namun saat lebah memiliki umur enam hari ia memiliki kandungan sekitar 0,15 mg racun dan pada usia 15-20  hari kadar racun bisa meningkat sekitar 0,30 mg racun.

Para lebah yang tumbuh tanpa serbuk sari, sehingga tanpa protein lebah tidak menghasilkan racun. Namun Generasi lebah yang tumbuh di waktu musim semi, ketika ada sumber serbuk sari banyak, maka para lebah pekerja menghasilkan racun lebih daripada lebah yang dibesarkan di musim panas atau musim gugur. Setelah racun digunakan, cadangan racun tidak bisa diperbarui sendiri dan sebagai hasilnya lebah akan mati setelah mengunakan racun-nya untuk menyengat.

Apa Manfaat Racun Lebah Bagi Kesehatan?

Racun lebah memiliki manfaat dan Sifat untuk mengobati penyakit manusia, Pengobatan lebah dikenali dengan terapi sengat lebah yang sudah dikenal untuk waktu yang sangat lama. Pada zaman kuno terapi sengat lebah itu digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan masalah gangguan kesehatan. Dan saat Peternak lebah menyadari bahwa sendi rematik menjadi semakin sakit karena sengatan lebah (walaupun yang disengat bagian tubuh lain). Dengan demikian, telah ditemukan bahwa racun lebah mampu melawan nyeri rematik atau nyeri sendi.

Apa saja zat yang terkandung dalam Racun Lebah (bee venom)?

Racun lebah memiliki komposisi sebagai berikut: asam format, asam klorida, asam ortofosfat, mineral, asam organik yang mudah menguap, Zat yang sangat penting (fosfatase), beberapa antibiotik, asam histamin, hyaluronidase dan amino dengan komposisi sulfat yang tinggi. zat sistin ditemukan dalam racun lebah untuk merangsang sekresi kortison. dan yang terpenting Racun lebah juga mampu membunuh bakteri.

Namun, yang paling penting untuk diingat!! bahwa 2% dari populasi dunia memiliki reaksi alergi terhadap sengatan lebah atau bee venom. Orang-orang yang alergi terhadap racun lebah memiliki reaksi alergi bahkan hanya dengan satu sengatan. Tapi, yang harus di waspadai adalah sengatan tawon hutan atau tawon Endas (bahasa jawa ) Tebuan (bahasa melayu) tawon jenis ini paling suka menyengat bagian kepal. Dan kadar racun tawon ini lebih tinggi dari lebah madu karena ukuran fisiknya lebih besar. Efek 1 sengatan saja dari tawon hutan, menimbulkan kebingungan mental dan masalah pernapasan mungkin terjadi.

Advertisement
loading...

2 komentar:

  1. racun aja ada manfaatnya yach, manfaat banged infonya, makacih. :)

    BalasHapus
  2. @pureit , bener banget! bro racun juga ada manfaatnya, untuk meracun penyakit,ya seperti racun lebah atau beevenom ini contohnya hehehee..... :))

    BalasHapus