Fakta tentang Penyakit Malaria Seluruh Dunia

Advertisement
Fakta tentang Penyakit Malaria Seluruh Dunia  - Apa yang terlintas di fikiran anda jika mendengar tentang kalimat malaria atau penyakit malaria?, Bagi anda yang belum pernah mengalami demam malaria atau penyakit malaria,  mungkin kalimat atau kata "malaria" bukanlah sesuatu yang mengherankan atau sesuatu yang menakutkan. Tetapi bagi orang yang pernah merasakan demam malaria atau melihat orang yang menderita demam akibat gigitan nyamuk malaria itu adalah sesuatu yang sangat menakutkan.


gigitan nyamuk malaria

Ini karena demam malaria bisa menular dan menjadi wabah endemik, Pertama orang yang telah menderita demam malaria mengunjungi teman-teman dan kerabatnya cenderung lebih untuk menularkan penyakit itu. Jika nyamuk meskipun bukan jenis malaria ketika menggigit orang yang menderita malaria kemudian nyamuk tersebut menggigit orang lain yang sehat, nyamuk tersebut berpotensi untuk menurunkan dan menularkan infeksi demam malaria. Donor darah yang sudah tercemar penyakit malaria juga sangat berpotensi untuk menularkan. Jadi orang-orang yang sudah terinfeksi demam malaria sebaiknya menggunakan langkah-langkah pencegahan menularkan malaria yang tepat dan dengan demikian lebih mungkin untuk  menekan penularan infeksi malaria.

Spesies nyamuk Anopheles atau Culex Tarsalis yang pada awalnya ditemukan di  benua Amerika , dan dari tiga spesies nyamuk yang paling bertanggung jawab untuk penularan malaria sebelum eliminasi adalah (Anopheles quadrimaculatus di negara-negara asia, Anopheles freeborni di Eropa  Dan Anopheles albimanus di kepulauan Karibia.) dan masih banyak sepesies lainnya, sehingga ada risiko konstan bahwa malaria dapat mewabah. Ini karena gigitan nyamuk Malaria, adalah pembunuh terbesar sepanjang abad dalam sejarah.

Fakta Masih Banyak Orang Yang Sangat Berisiko Terkena Malaria

Menurut data Badan Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan bahwa pada tahun 2010 malaria menyebabkan 216 juta episode klinis, dan 655.000 kematian. dan 3,3 miliar orang tinggal di daerah berisiko penularan malaria di sekitar 106 negara.

Sumber data kematian akibat demam malaria adalah sekitar 91% diperkirakan kematian pada tahun 2010 berada di wilayah Afrika, diikuti oleh Daerah Asia Tenggara (6%), dan Timur  tengah Wilayah Mediterania (3%). Sekitar 86% dari kematian global adalah anak-anak.

Malaria: Biologi, Patologi, Epidemiologi

Di antara spesies malaria yang menginfeksi manusia, Plasmodium vivax dan P. ovale dapat mengembangkan tahap hati aktif yang dapat mengaktifkan setelah interval tanpa gejala hingga tahap 2  tahun (P. vivax) sampai 4 tahun (P. ovale).

Wanita hamil sangat rentan terhadap malaria Plasmodium falciparum, Malaria endemik, P. falciparum memberikan kontribusi 8-14% dari risiko berat badan bayi lahir rendah, yang pada gilirannya mengurangi kesempatan kelahiran bayi  untuk bertahan hidup .

Setelah sporozoite tunggal (bentuk parasit diinokulasi oleh nyamuk betina) dari Plasmodium falciparum menyerang sel hati, parasit tumbuh dalam 6 hari dan menghasilkan sel anak 30.000-40.000 (merozoit), yang dilepaskan ke dalam darah ketika sel hati pecah. Dalam darah, setelah merozoit tunggal menyerang sel darah merah, parasit tumbuh dalam 48 jam dan menghasilkan sel anak 8-24, yang dilepaskan ke dalam darah ketika pecah sel darah merah.

Di bawah mikroskop, Plasmodium knowlesi dapat menyerupai baik P. falciparum atau P. malariae. Jadi PCR seringkali diperlukan untuk mengkonfirmasi infeksi.

Fakta Lainnya Tentang Malaria

Empat hadiah Nobel telah diberikan untuk pekerjaan kemanusiaan yang berhubungan dengan malaria antar lain orang yan menerima Nobel adalah: Sir Ronald Ross (1902), Charles Louis Alphonse Laveran (1907), Julius Wagner-Jauregg (1927), dan Paul Hermann Muller (1948).

Fakta Obat Anti Malaria

Dua Tumbuhan penting obat anti malaria yang saat ini digunakan sebagai obat yang memiliki nilai dan telah dicatat selama berabad-abad, nama-nama obat tersebut adalah: Artemisinin dari tanaman atau tumbuhan Qinghao (Artemisia annua, Cina, abad ke-4) dan obat anti malaria kina dari pohon kina (Amerika Selatan, abad ke-17). (WHO/FDA/dan berbagai Sumber)

Advertisement
loading...

2 komentar:

  1. bahaya juga nih kalau terkena malaria penyakit ini ternyata nyamuk malaria banyak memakan korban juga ya? thank infonya gan......

    BalasHapus
  2. @sedot wc pasuruan, wabah gigitan nyamuk Malaria, termasuk penyebab kematian yang terbesar sepanjang abad dalam sejarah dunia.

    BalasHapus