Pisang Meningkatkan Kesuburan Pria

Advertisement
Pisang Meningkatkan Kesuburan Pria  - Untuk pria yang mengalami masalah kesuburan, pisang harus dimakan secara teratur untuk memperbaiki situasi secara alami.

Buah-buahan tropis yang memiliki puluhan jenis dan jumlah yang kaya mineral dapat membuat pria menjadi lebih subur. Apa kandungan gizi buah pisang yang manis dan harum legit ini?


Apakah Anda ingin segera punya anak? Jika Anda memiliki kesuburan yang rendah atau infertilitas, pisang bisa menjadi solusi alami untuk mengobatinya. Seorang ahli urologi Singapura menyatakan, jika pria ingin meningkatkan kesuburan, Anda harus makan pisang secara teratur.

Makan pisang segar dapat meningkatkan jumlah sperma dan membuat sperma lebih lincah juga berkualitas. Pisang adalah buah yang kaya akan kalium, magnesium, vitamin A, B1, C, dan protein juga rendah garam.
P
isang mengandung asam amino L-arginine dan L-carnitine yang melayani baik untuk meningkatkan kesuburan dan meningkatkan produksi sperma. Menurut pakar urologi di Negara Singapura, seorang pria dapat meningkatkan kesuburannya dengan makan pisang secara teratur selama 3 hari.

Pria dengan masalah infertilitas juga dapat memiliki jumlah sperma rendah bahkan sperma yang kurang lincah atau oligospermia, sehingga kehamilan pasangan sangat sulit didapat. Dengan demikian, dalam rangka meningkatkan jumlah sperma dan testosteron, makan pisang secara teratur adalah solusi alami untuk mengatasi mandul pria.

Jumlah sperma dan testosteron tidak hanya dipengaruhi oleh nutrisi dari makanan saja, namun gaya hidup sehat dapat mempengaruhi kondisi itu. Dokter dan ahli seksologi juga mengatakan, untuk kesehatan reproduksi harus menghindari minum beralkohol, merokok, stres, mandi air panas dan sauna terlalu lama.
Bagi mereka yang tidak suka makan pisang, dapat mengganti dengan sereal makan, sayuran hijau, kacang polong, daging dan makanan dengan sumber vitamin D seperti susu dan ikan salmon. Makanan ini juga mengandung vitamin dan mineral yang sama-sama efektif dengan kandungan pisang.
Advertisement
loading...

1 komentar: